Menuju Sukses TKA, SMAN 2 Sukoharjo Perkuat Sinergi Sekolah dan Orang Tua

Menuju Sukses TKA, SMAN 2 Sukoharjo Perkuat Sinergi Sekolah dan Orang Tua

Sukoharjo, 6 Agustus 2026 – SMAN 2 Sukoharjo menyelenggarakan kegiatan Parenting dan Sosialisasi Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi orang tua/wali peserta didik kelas XII pada Kamis (6/8). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pelaksanaan TKA sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi peserta didik menghadapi salah satu tahapan penting menuju pendidikan tinggi.

Acara dihadiri oleh orang tuua atau wali peserta didik kelas XII yang tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan. Kehadiran mereka menjadi wujud dukungan terhadap upaya sekolah dalam mempersiapkan peserta didik agar mampu menghadapi TKA dengan baik, baik dari sisi akademik maupun kesiapan mental.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMAN 2 Sukoharjo, Drs. Ismawanto. Dalam sambutannya,beliau menyampaikan gambaran umum mengenai program sekolah seperti apel pagi, penguatan ibadah, dan penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik serta memberikan motivasi kepada orang tua agar terus mendampingi putra-putrinya selama proses persiapan. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan peserta didik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh dukungan keluarga, kedisiplinan belajar, serta semangat untuk terus berusaha.

Dukungan juga disampaikan oleh Drs. Jupri Ikhsani, M.Pd. selaku Ketua Komite SMAN 2 Sukoharjo.Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh orang tua untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pihak sekolah. Menurutnya, kolaborasi yang erat antara orang tua dan guru akan menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sehingga peserta didik dapat mempersiapkan diri secara optimal menghadapi TKA.

Selanjutnya, Sri Suwarti, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, memaparkan secara rinci linimasa penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik, mulai dari tahapan persiapan,pendaftaran, hingga pelaksanaan. Beliau juga menjelaskan pentingnya TKA sebagai salah satu instrumen yang akan mendukung seleksi masuk perguruan tinggi. Selain itu, beliau juga memberikan motivasi kepada para orang tua agar senantiasa memberikan dukungan terbaik kepada putra-putrinya, terutama dalam menjaga kondisi fisik, kesehatan, serta kestabilan mental selama masa persiapan.

Pada sesi berikutnya, Dr. Tri Widati Setya Atmarno, M.Pd. menekankan agar peserta didik memilih mata pelajaran pilihan sesuuai dengan minat, bakat, serta program studi yang akan dituju pada jenjang pendidikan tinggi. Hal tersebut menjadi penting karena nilai TKA akan diintegrasikan dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru sehingga dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Selain itu, beliau juga berpesan agar orang tua senantiasa memantau kesiapan psikologis peserta didik karena kondisi psikologis yang baik akan membantu peserta didik menghadapi ujian dengan lebih percaya diri dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Melalui kegiatan parenting dan sosialisasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara sekolah, orang tua, dan peserta didik dalam mempersiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik.Dengan persiapan yang matang, dukungan keluarga yang optimal, serta pendampingan dari pihak sekolah, diharapkan seluruh peserta didik kelas XII SMAN 2 Sukoharjo dapat mengikuti TKA dengan lancar dan memperoleh hasil terbaik sebagai bekal melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. ( Eri Setyaningsih)

 

Galeri Foto

Apel Pagi Hari Kedua SMAN 2 Sukoharjo

Apel Pagi Hari Kedua SMAN 2 Sukoharjo

Menumbuhkan Disiplin dan Integritas Dimulai dari Hal-Hal Kecil

Smadasko 22 Juli 2026…..Mentari pagi yang hangat menyambut semangat seluruh warga SMAN 2 Sukoharjo pada pelaksanaan apel pagi hari kedua. Lapangan sekolah dipenuhi wajah-wajah ceria peserta didik kelas X, XI, dan XII yang berbaris rapi mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Suasana kebersamaan yang terjalin sejak pagi mencerminkan semangat baru dalam membangun budaya sekolah yang berkarakter, disiplin, dan berintegritas.

Apel pagi menjadi salah satu kegiatan rutin yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai media untuk mengenalkan, mengembangkan, dan membiasakan budaya positif sekolah kepada seluruh peserta didik. Melalui kegiatan ini, SMAN 2 Sukoharjo terus berkomitmen menanamkan karakter disiplin, rasa tanggung jawab, serta integritas sebagai fondasi utama dalam kehidupan belajar maupun bermasyarakat.

Kegiatan apel pagi kali ini diikuti oleh seluruh peserta didik dari kelas X, XI, dan XII. Kehadiran seluruh warga sekolah dalam satu barisan menjadi simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menjaga budaya sekolah yang positif. Dengan penuh semangat, para peserta didik mengikuti setiap rangkaian apel secara tertib, mulai dari penghormatan kepada bendera, menyanyikan lagu kebangsaan, hingga menyimak amanat pembina apel.

Bertindak sebagai pembina apel adalah Bapak Darminto, S.Pd. Dalam amanatnya, beliau mengajak seluruh peserta didik untuk membiasakan adab dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Menurut beliau, karakter yang baik tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Perubahan akan lebih mudah dan memberikan dampak yang besar apabila dimulai dari hal-hal kecil dan dimulai dari sekarang,” pesan beliau di hadapan seluruh peserta apel.

Pesan tersebut mengingatkan bahwa kebiasaan sederhana, seperti mengucapkan salam, menyapa guru dan teman dengan ramah, menghormati orang lain, menjaga kebersihan lingkungan, datang tepat waktu, serta berkata jujur, merupakan langkah awal untuk membentuk pribadi yang berintegritas. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari budaya SMAN 2 Sukoharjo yang terus dibangun dan diwariskan kepada seluruh peserta didik.

Suasana apel pagi berlangsung dengan penuh khidmat namun tetap menghadirkan nuansa yang hangat dan menyenangkan. Senyum para peserta didik, semangat para guru, serta kekompakan seluruh warga sekolah menjadi gambaran nyata bahwa budaya positif tumbuh melalui kebersamaan. Apel pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi ruang pembelajaran karakter yang memperkuat rasa memiliki terhadap sekolah sekaligus membangun kebiasaan baik yang akan terbawa hingga masa depan.

Melalui kegiatan ini, SMAN 2 Sukoharjo berharap seluruh peserta didik semakin memahami bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh karakter yang kuat, kedisiplinan, dan integritas yang diwujudkan dalam setiap tindakan. Dengan memulai perubahan dari hal-hal kecil, diharapkan akan lahir generasi SMADASKO yang santun, bertanggung jawab, berintegritas, serta siap menjadi teladan di mana pun mereka berada.

Peserta MPLS SMAN 2 Sukoharjo Belajar Menanamkan 8 Dimensi Profil Lulusan dan Integritas Bersama Duta Integritas Lewat Puzzle dan Persidangan Dilema Etika

Peserta MPLS SMAN 2 Sukoharjo Belajar Menanamkan 8 Dimensi Profil Lulusan dan Integritas Bersama Duta Integritas Lewat Puzzle dan Persidangan Dilema Etika

Smadasko – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMAN 2 Sukoharjo memasuki hari kedua dengan menghadirkan pembelajaran yang inspiratif dan menyenangkan. Bertempat di Aula SMAN 2 Sukoharjo, seluruh peserta didik baru mengikuti sesi bertema “8 Dimensi Profil Lulusan dan SMADASKO Berintegritas” yang bertujuan menanamkan karakter unggul sekaligus memperkenalkan budaya integritas sebagai identitas warga SMADASKO.

Materi disampaikan oleh Ahmad Basri Setianto, guru Biologi  SMAN 2 Sukoharjo, dengan pendampingan enam Duta Integritas SMAN 2 Sukoharjo, yaitu Fredist Allfine Faustina (XII.1B), Kanya Kiraninditya Kristianto (XI.1B), Margareta Jemima Ika Anindya (XI.1B), Erika Elly Alvyonita (XI.3B), Raditya Azzam Riyadi (XI.1B), dan Ghani Yazid Khairi (XI.1B). Kehadiran para Duta Integritas memberikan warna tersendiri karena mereka berperan sebagai fasilitator sekaligus teladan bagi peserta didik baru dalam membangun budaya sekolah yang berintegritas.

Pembelajaran dirancang secara aktif dan partisipatif melalui metode Puzzle Bercerita. Peserta didik dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk menyusun potongan puzzle yang berisi nilai-nilai karakter, kemudian menghubungkannya dengan delapan dimensi Profil Lulusan. Melalui aktivitas ini, peserta tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu mengaitkan nilai-nilai tersebut dengan kehidupan sehari-hari sebagai pelajar.

Suasana semakin hidup ketika kegiatan dilanjutkan dengan Role Play Persidangan Dilema Etika yang mengangkat tema “Nyontek untuk Membantu Orang Tua dalam Pendidikan”. Dalam simulasi tersebut, peserta didik berperan sebagai hakim, jaksa, pengacara, saksi, hingga terdakwa untuk membahas sebuah dilema yang sering dijumpai di lingkungan pendidikan. Melalui diskusi dan argumentasi yang berkembang, peserta diajak memahami bahwa integritas bukan sekadar menaati aturan, melainkan kemampuan mengambil keputusan yang benar meskipun berada dalam situasi yang sulit.

Di sela-sela kegiatan, suasana semakin meriah dengan berbagai ice breaking yang dipandu oleh Duta Integritas. Salah satunya adalah kegiatan selfie bersama Kakak Duta Integritas yang kemudian diunggah ke akun Instagram Duta Integritas SMADASKO sebagai bentuk dokumentasi sekaligus mempererat kebersamaan antara peserta didik baru dan kakak kelas. Keceriaan peserta juga semakin terasa saat seluruh aula bergoyang bersama mengikuti Dance Brazil Patah-Patah, yang berhasil membangkitkan semangat dan energi positif sebelum pembelajaran dilanjutkan kembali.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta didik baru tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai delapan dimensi Profil Lulusan, tetapi juga merasakan secara langsung bagaimana nilai-nilai integritas dapat dibangun melalui kolaborasi, komunikasi, berpikir kritis, serta keberanian mengambil keputusan yang bertanggung jawab.

Dengan pendekatan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan menyenangkan, SMAN 2 Sukoharjo terus berkomitmen mewujudkan lingkungan belajar yang membentuk peserta didik menjadi insan yang berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Diharapkan semangat “SMADASKO Berintegritas” tidak hanya menjadi slogan, tetapi tumbuh menjadi budaya yang diwujudkan dalam setiap sikap, perilaku, dan keputusan seluruh warga sekolah.

MPLS Ramah SMA Negeri 2 Sukoharjo Cerdas Bangkit Luar biasa

MPLS Ramah SMA Negeri 2 Sukoharjo Cerdas Bangkit Luar biasa

Sukoharjo – SMA Negeri 2 Sukoharjo menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah sebagai langkah awal menyambut Murid Baru Tahun Ajaran Baru 2026 /2027 kegiatan ini diikuti oleh 323 murid baru yang resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMA Negeri 2 Sukoharjo.

Pelaksanaan MPLS  Ramah dilaksanakan pada hari senin Tanggal 13 Juli 2026 sampai dengan hari jumat tanggal 17 Juli 2026 bertujuan untuk membantu murid baru mengenal lingkungan sekolah, mulai dari fasilitas, tata tertib, budaya sekolah, hingga berbagai program pembelajaran dan kegiatan pengembangan diri yang tersedia. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan di antara seluruh warga sekolah.

Kepala SMA Negeri 2 Sukoharjo, Drs. Ismawanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan sekolah, tetapi juga menjadi awal pembentukan karakter peserta didik. Beliau berharap seluruh murid baru dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat serta mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.

“Melalui MPLS Ramah  ini, kami berharap para murid dapat mengenal sekolah lebih dekat, memahami aturan yang berlaku, serta membangun sikap positif untuk mendukung keberhasilan selama menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Sukoharjo,” ujar Drs. Ismawanto.

Kegiatan MPLS dipimpin oleh Agus Harsoyo, S.Pd. selaku ketua panitia. Berbagai kegiatan telah disiapkan, seperti pengenalan lingkungan sekolah, penyampaian materi tentang karakter pelajar, wawasan kebangsaan, tata tertib sekolah, serta pengenalan organisasi dan ekstrakurikuler.

Dengan terlaksananya MPLS Ramah ini, SMA Negeri 2 Sukoharjo berharap para murid baru dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar SMA Negeri 2 Sukoharjo.

—– SMA Negeri 2 Sukoharjo – Cerdas Bangkit Luar Biasa ——

Galeri MPLS :

SPMB Hari Pertama Tahap Pengajuan Akun

SPMB Hari Pertama Tahap Pengajuan Akun

          Sukoharjo, Rabu, 3 Juni 2026. Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMA Negeri 2 Sukoharjo berjalan dengan baik. Sebelum dilaksanakan pelayanan untuk para Calon Murid Baru (CMB), Tim pelayanan melakukan rapat koordinasi yang dipandu Bp Agus Harsoyo, S.Pd sebagai ketua SPMB SMA Negeri 2 Sukoharjo dan dibuka oleh bapak Drs.Ismawanto sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Sukoharjo.

Gb. Rapat Koordinasi Bersama Bapak Kepala Sekolah

Dalam rapat koordinasi tersebut bapak Drs.Ismawanto menghimbau untuk memberikan pelayanan yang terbaik dengan memberikan pelayanan yang ramah dan melayani semua CMB tanpa terkecuali pada saat jam pelayanan. Dalam rapat koordinasi tersebut bapak Hendratno, S.Kom sebagai admin dan bapak Nopriawan Arga, S.Pd  sebagai ketua operator menambahkan bahwa petugas harus memastikan titik koordinat yang diberikan CMB sudah tepat dan mencatat setiap ada permasalahan pada saat pendaftaran.

 Gb. Tim AVAD Rapat Koordinasi

Pengajuan akun SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) tingkat SMA Negeri serentak resmi dibuka. Berdasarkan jadwal resmi, tahapan pengajuan/pendaftaran akun ini berlangsung mulai 3 hingga 12 juni 2026 (ditutup pada pukul 12.00 WIB), dilanjutkan dengan verifikasi berkas dan aktivasi akun hingga 13 Juni 2026.

Alur Pengajuan Akun
  1. Akses Portal: Calon peserta didik baru dapat mengakses laman resmi pendaftaran sesuai wilayah, seperti Portal SPMB Jawa Tengah.
  2. Registrasi Data: Pilih menu daftar, lalu isi data pribadi (seperti NIK, NISN, dan data sekolah asal).
  3. Unggah Berkas: Unggah hasil pindai (scan) dokumen persyaratan sesuai format dan ukuran yang ditentukan pada sistem.
  4. Cetak Bukti: Setelah data dikirim, cetak tanda bukti pengajuan akun yang nantinya akan dibawa saat verifikasi fisik di sekolah.

 Gb. Suasana Ruang Operator Pada Saat Pelayanan

Pelepasan Siswa Kelas XII SMA Negeri 2 Sukoharjo Rayakan Capaian Kelulusan

Pelepasan Siswa Kelas XII SMA Negeri 2 Sukoharjo Rayakan Capaian Kelulusan

SUKOHARJO – SMA Negeri 2 Sukoharjo (SMADASKO) hari ini Kamis 07 Mei 2026, menggelar acara pelepasan siswa-siswi kelas XII tahun ajaran 2025/2026 dengan penuh khidmat dan kebanggaan. Acara yang merupakan simbol kelulusan para siswa ini tidak hanya menjadi ajang perpisahan, tetapi juga panggung apresiasi bagi mereka yang telah berhasil menembus perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi.

Pembinaan Kepala Sekolah: “Lulus dengan Karakter, Melangkah dengan Integritas”

Dalam sesi pembinaan, Bapak Kepala SMA Negeri 2 Sukoharjo menyampaikan pesan mendalam bagi ratusan lulusan. Beliau menekankan bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi dari konsistensi karakter di tengah masyarakat.

“Kalian siswa- siswi SMADASKO. Di mana pun kalian melanjutkan pendidikan, bawalah nama baik sekolah dengan menunjukkan etos kerja yang tinggi dan budi pekerti, selalu semangat mengikuti seleksi perguruan tinggi, TNI dan POLRI” ujar beliau dalam sambutannya.

Suasana Apel pelepasan murid kelas XII SMAN 2 Sukoharjo

Apresiasi Prestasi: SNBP dan PTKIN

Momentum paling membanggakan dalam acara ini adalah pemberian penghargaan kepada siswa-siswi yang telah dinyatakan lolos ke perguruan tinggi sebelum lulus dari sekolah. Tahun ini, SMAN 2 Sukoharjo mencatatkan peningkatan signifikan pada dua jalur utama:

  • Jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi): Sejumlah siswa berhasil diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit. Prestasi ini diraih berkat konsistensi nilai rapor dan rekam jejak prestasi yang gemilang selama tiga tahun menempuh pendidikan di SMAN 2 Sukoharjo.

  • Jalur PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri): Kebanggaan luar biasa juga ditujukan kepada siswa-siswi yang berhasil lolos ke universitas Islam negeri (UIN/IAIN) melalui jalur prestasi. Hal ini membuktikan bahwa lulusan SMAN 2 Sukoharjo memiliki keseimbangan antara kemampuan akademik umum dan nilai-nilai spiritual yang kuat.

Momen Haru dan Harapan Masa Depan

Acara pelepasan ditutup dengan raut haru dan bangga tampak jelas dari Bapak/Ibu yang hadir menyaksikan siswa-siswi siap melangkah lebih jauh.

“Kami sangat bangga. Melihat kakak kelas kami diterima di PTN jalur prestasi, ini menjadi motivasi besar bagi kami adik-adik kelas,” ujar salah satu perwakilan siswa kelas XI yang turut hadir. Dengan pelepasan ini, SMAN 2 Sukoharjo kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi emas yang tidak hanya siap kuliah, tetapi juga siap kerja dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara ( Risa Risanaya, S.Pd.).

SMAN 2 Sukoharjo Gelar Program Sekolah Berintegritas

SMAN 2 Sukoharjo Gelar Program Sekolah Berintegritas

 Wujud Komitmen Membangun Budaya Jujur dan Bertanggung Jawab.

 

Sekolah berintegritas merupakan konsep pendidikan yang menekankan pada pembentukan karakter warga sekolah yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, serta komitmen terhadap etika dan aturan yang berlaku. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembiasaan sikap dan perilaku yang mencerminkan integritas dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Dengan adanya sekolah berintegritas, diharapkan tercipta budaya positif yang mendukung tercapainya ekosistem sekolah bermutu yang akuntabel, transparan dan bersih dari praktik anti korupsi.

Implementasi sekolah berintegritas melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik. Program ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan, seperti sosialisasi nilai integritas, pembiasaan perilaku jujur, penguatan tata kelola sekolah yang transparan dan akuntabel, serta deklarasi komitmen bersama. Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter generasi yang berintegritas tinggi.

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, SMAN 2 Sukoharjo menyelenggarakan Program Sekolah Berintegritas yang diawali dengan kegiatan sosialisasi pada Senin, 20 April 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh bapak dan ibu guru, karyawan, serta perwakilan siswa dari setiap kelas dan pengurus OSIS. Sosialisasi ini menjadi langkah awal dalam membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya integritas dalam lingkungan pendidikan.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SMAN 2 Sukoharjo, Bapak Drs. Ismawanto, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran seluruh warga sekolah dalam menciptakan budaya integritas. Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen bersama dan konsistensi dalam pelaksanaannya.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh wakil kepala sekolah yang turut menguatkan pentingnya sinergi antarwarga sekolah dalam mendukung program tersebut. Memasuki acara inti, sosialisasi Program Sekolah Berintegritas disampaikan oleh Bapak Ahmad Basri Setyanto, S.Si., M.Pd. selaku Ketua Program Sekolah Berintegritas SMAN 2 Sukoharjo. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan konsep dasar, tujuan, serta langkah-langkah implementasi program secara menyeluruh. Selain itu, beliau juga mengajak seluruh peserta untuk berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang jujur, transparan, dan bertanggung jawab.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi, rangkaian Program Sekolah Berintegritas akan dilanjutkan pada Senin, 27 April 2026. Pada hari tersebut akan dilaksanakan deklarasi dan penandatanganan komitmen Sekolah Berintegritas oleh seluruh warga sekolah. Kegiatan ini akan dilaksanakan bersamaan dengan upacara bendera, sehingga menjadi momen simbolis yang memperkuat tekad bersama dalam mengimplementasikan nilai-nilai integritas di SMAN 2 Sukoharjo.

Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan seluruh warga SMAN 2 Sukoharjo dapat memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari. Program ini juga menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan berintegritas tinggi. (Eri Setyaningsih, S.Pd.)

 

 

 

Penerimaan Mahasiswa PPL PPG Calon Guru dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Tahun 2026 di SMA Negeri 2 Sukoharjo

Penerimaan Mahasiswa PPL PPG Calon Guru dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Tahun 2026 di SMA Negeri 2 Sukoharjo

 

SUKOHARJO – Kamis, 12 Februari 2026, SMA Negeri 2 Sukoharjo menerima kedatangan delapan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru dari Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung peningkatan kompetensi calon guru melalui pengalaman langsung di lingkungan satuan pendidikan.

Penyerahan mahasiswa PPL dilakukan secara resmi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Diaz Aziz Pramudita, S.Pd., M.Cs., kepada pihak sekolah. Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan program PPL sekaligus sebagai bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menyiapkan calon guru profesional.

Mahasiswa yang diterjunkan terdiri atas empat mahasiswa dari jurusan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjaskes) serta empat mahasiswa dari jurusan Informatika. Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa akan mengikuti berbagai aktivitas sekolah yang meliputi observasi proses pembelajaran, praktik mengajar terbimbing, penyusunan perangkat pembelajaran, serta keterlibatan dalam kegiatan akademik dan nonakademik di sekolah.

Tingkatkan Kualitas Prestasi, SMA Negeri 2 Sukoharjo Sukses Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Mata Pelajaran OSN

Tingkatkan Kualitas Prestasi, SMA Negeri 2 Sukoharjo Sukses Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Mata Pelajaran OSN

SUKOHARJO – Dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan dan mencetak generasi juara di bidang sains, SMA Negeri 2 Sukoharjo sukses menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Mata Pelajaran OSN (Olimpiade Sains Nasional). Kegiatan intensif ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Jumat dan Sabtu, 30-31 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi pengembangan profesionalisme tenaga pendidik, khususnya dalam membimbing siswa menghadapi kompetisi sains tingkat nasional. Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi, dengan kehadiran 172 guru yang berasal dari 27 sekolah di wilayah sekitar.

Sinergi untuk Prestasi Jawa Tengah

Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 2 Sukoharjo, Drs. Ismawanto menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi prefesional guru, meningkatkan prestasi siswa khususnya untuk OSNA dan PTN, serta meningkatkan capaian kompetensi lulusan peserta didik.

Sambutan Drs. Ismawanto selaku Kepala SMA Negeri 2 Sukoharjo

Acara resmi dibuka pada hari Jumat oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang SMA, Dr. Kusno, S.Pd., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran guru sebagai ujung tombak dalam memetakan dan membina potensi unggul siswa agar mampu bersaing di level nasional maupun internasional. Beliau juga sangat mengapresiasi SMA Negeri 2 Sukoharjo yang sudah menginisiasi kegiatan tersebut dan berharap daerah lain juga mengadakan kegiatan serupa.

Workshop ini fokus pada pendalaman materi olimpiade, strategi pemecahan soal-soal HOTS (Higher Order Thinking Skills), serta metodologi pembimbingan efektif bagi siswa calon peserta OSN. Workshop ini memfasilitasi delapan mata pelajaran inti yang menjadi pilar dalam Olimpiade Sains Nasional, yaitu: Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Geografi, Bahasa Inggris, dan Informatika.

Pembukaan Kegiatan Workshop oleh Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah, Dr. Kusno, S.Pd., M.Si

Menghadirkan Narasumber Berpengalaman

Kualitas materi dalam workshop ini diperkuat dengan kehadiran narasumber kompeten yang terdiri dari kombinasi pendidik senior, dosen, serta praktisi pendidikan. Para pemateri merupakan sosok yang telah memiliki rekam jejak panjang dalam membimbing siswa hingga meraih prestasi di tingkat nasional.

Sinergi antara akademisi dan praktisi ini bertujuan agar para guru tidak hanya menguasai teori tingkat tinggi, tetapi juga teknik instruksional yang efektif dalam mentransfer ilmu kepada siswa di sekolah masing-masing.

Penutupan dan Harapan ke Depan

Setelah melalui rangkaian sesi diskusi dan pelatihan yang produktif, kegiatan secara resmi ditutup pada hari Sabtu oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Agung Wijayanto, S.Pd., M.Pd.

Dalam pidato penutupnya, beliau juga mengapresiasi inisiatif SMA Negeri 2 Sukoharjo yang telah memfasilitasi pertemuan para pendidik ini. Beliau berharap hasil dari workshop ini segera diimplementasikan di sekolah masing-masing guna meningkatkan raihan medali OSN bagi Provinsi Jawa Tengah, khususnya di Wilayah VII.

Penutupan Kegiatan Workshop oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Agung Wijayanto, S.Pd., M.Pd.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, SMA Negeri 2 Sukoharjo menunjukkan komitmennya bukan hanya sebagai lembaga pendidikan bagi siswa, tetapi juga sebagai pusat kolaborasi bagi guru untuk terus bertumbuh dan berinovasi.

 

Copyright © 2026 SMA NEGERI 2 SUKOHARJO